Senin, 25 Mei 2015

PENCERNAAN LEMAK


Secara singkat proses pencernaan lemak sudah dimulai dari mulut, yakni dengan dikeluarkannya enzim lingual lipase yang akan memecah sebagian kecil lemak ke dalam komponen yang lebih sederhana. Saat memasuki esofagus, lemak dalam bolus akan dilembekkan dengan suhu esofagus. Kemudian lemak akan masuk ke lambung dan dimulailah pencernaan yang sesungguhnya. Lambung akan menghasilkan lipase gastrik untuk memecah lemak menjadi digliserid dan monogliserid. Setelah itu komponen lemak yang tergabung dalam kimus (sudah tercampur enzim-enzim lambung) akan masuk ke duodenum, menyebabkan stimulasi dinding usus untuk menghasilkan:
1. hormon sekretin dari sel S yang akan menstimulasi dihasilkannya enzim-enzim pankreas,
2. pankreozimin, juga menstimulasi dihasilkannya enzim-enzim pankreas, dan
3. kolesistokinin dari sel CCK untuk stimulasi empedu menghasilkan cairan empedu.
Di duodenum, lipase usus dan lipase pankreas lebih jauh lagi memecah lemak menjadi monogliserid agar dapat diabsorbsi usus, dalam hal ini lemak akan dibentuk menjadi asam lemak bebas dan gliserol. Selain itu empedu yang distimulasi hormon CCK akan menghasilkan garam empedu untuk kemudian berikatan dengan lemak membentuk misel.
Misel akan digunakan untuk mengangkut asam lemak rantai panjang ke dinding usus agar bisa diabsorbsi. Asam lemak rantai panjang selanjutnya akan diabsorbsi masuk ke sel absorptif usus kemudian berubah bentuk menjadi trigliserida lalu bergabung atau "diselubungi" protein membentuk kilomikron. Setelah itu ia akan keluar dari sel absorptif secara eksositosis dan masuk ke lakteal menuju pembuluh limfe untuk beredar di sirkulasi sistemik melewati duktus thoraksikus kemudian masuk vena subklavia kiri. Dalam waktu 10 menit pascamakan, setengah dari jumlah kilomikron di sirkulasi akan dibersihkan lipoprotein lipase untuk dipecah menjadi asam lemak dan gliserol kemudian didistribusikan ke hepar dan jaringan adiposa tubuh. Sementara itu garam empedu yang dihasilkan untuk membentuk misel, usai digunakan akan diserap ileum kemudian dialirkan ke vena porta untuk di recycle dan digunakan kembali (siklus enterohepatik).

Jumat, 22 Mei 2015

KULIT



Kulit merupakan organ tubuh bagian luar yang menutupi hampir seluruh permukaan tubuh.
Selain berfungsi sebagai penutup tubuh, kulit juga memiliki fungsi diantaranya:
1. Pelindung tubuh 
2. Alat ekskresi/ pengeluaran
3. Alat indera
4. Pengendali suhu tubuh
5. Mengurangi hilangnya air




6. Penyimpanan cadangan makanan


Kulit sebagai pelindung tubuh seperti halnya dinding/ tembok pada sebuah rumah yang melindungi isi rumah dari pengaruh faktor luar yang mungkin membahayakan penghuni/isi rumah. Kulit menutupi seluruh permukaan tubuh dan melindungi organ-organ tubuh dari faktor luar seperti cuaca, mikroorganisme maupun zat-zat kimia. Marilah kita perhatikan struktur kulit di bawah ini



Epidermis

Bagian epidermis kulit tersusun dari beberapa lapis sel-sel epitel yang memiliki bentuk bervariasi. Lapisan-lapisan tersebut adalah
a. Stratum korneum atau lapisan tanduk yang tersusun dari sel-sel mati yang selalu mengelupas.
    fungsi: bersifat tahan air/ water proof sehingga melindungi sel-sel dan mencegah masuk/ keluarnya air dan 
    masuknya mikroorganisme
b. Stratum lusidum yang berwarna bening
c. Stratum granulosum yaitu lapisan sel epidermis yang mengandung pigmen melanin yang menyerap sinar 
     ultraviolet sehingga melindungi tubuh dari radiasi UV
d. Stratum germinativum ( stratum basale ) yaitu lapisan kulit yang selalu tumbuh membentuk sel-sel kulit baru (aktif membelah)

Sebagai pelindung tubuh, pada kulit terdapat jaringan ikat yang didalamnya mengandung komponen imunitas seperti leukosit, makrofag dan sel mast. Leukosit dan makrofag berperan sebagai tentara-tentara tubuh yang siap menghadapi lawan berupa mikroorganisme. Sedangkan sel mast menghasilkan zat yang disebut dengan heparin dan histamin yang berfungsi menunjang sistem imunitas pada lini terdepan.

 Dermis
Jaringan dermis memiliki struktur yang lebih rumit daripada epidermis, yang terdiri atas banyak lapisan. Jaringan ini lebih tebal daripada epidermis yaitu sekitar 2,5 mm. Dermis dibentuk oleh serabut-serabut khusus yang membuatnya lentur, yang terdiri atas kolagen, yaitu suatu jenis protein yang membentuk sekitar 30% dari protein tubuh. Kolagen akan berangsur-angsur berkurang seiring dengan bertambahnya usia. Itulah sebabnya seorang yang sudah tua tekstur kulitnya kasar dan keriput. Lapisan dermis terletak di bawah lapisan epidermis. Lapisan dermis terdiri atas beberapa bagian, yaitu akar rambut; pembuluh darah; kelenjar minyak (glandula sebasea); kelenjar keringat (glandula sudorifera) ; serabut saraf
Pada bagian dermis kulit juga terdapat rambut yang digerakkan oleh otot erectovili. Saat udara dingin, otot erectovili akan berkontraksi sehingga rambut akan berdiri sebagai respon terhadap cuaca.


Kulit sebagai alat ekskresi dan pengatur suhu tubuh

Pada lapisan di bawah epidermis, yaitu lapisan dermis terdapat sebuah struktur yang disebut kelenjar keringat atau Glandula sudorifera yang memiliki saluran menuju ke pori-pori. Bagian pangkal bergelung dan berhubungan dengan arteri sub kutaneus ( pembuluh arteri bawah kulit ) yang membawa sisa-sisa metabolisme dan air yang dikeluarkan dalam bentuk keringat. Selain mengeluarkan sisa-sisa metabolisme, pengeluaran keringat juga berperan dalam pengaturan suhu tubuh.

Saat udara panas, pembuluh darah bawah kulit cenderung akan melebar sehingga volume darah yang menuju kulit meningkat sehingga volume air yang dikeluarkan melalui kelenjar keringat akan meningkat. Saat air dikeluarkan, suhu tubuh secara otomatis akan turun.

Selain itu untuk menjaga kelembaban kulit, pada bagian kantung rambut ( folikel ) dilengkapi dengan kelenjar minyak atau Glandula sebasea yang mengekskresi minyak untuk menjga agar rambut dan kulit tidak kekeringan.


Kulit sebagai alat Indera

Pada kulit banyak sekali ditemukan ujung-ujung saraf sensorik yang masing-masing memiliki spesifikasi terhadap rangsan tertentu ( korpuskel ). Diantara ujung-ujung saraf tersebut adalah sebagai berikut:

1. Korpuskel meissner yang peka terhadap sentuhan halus
2. Korpuskel krause yang peka terhadap sensor dingin
3. Korpuskel ruffini yang peka terhadap sensor panas
4. Korpuskel paccini yang peka terhadap tekanan yang kuat
5. Korpuskel merkel yang peka terhadap sentuhan halus dan tekanan ringan




Kulit untuk menyimpan cadangan makanan

Bagian dermis kulit merupakan tempat dimana cadangan lemak tubuh disimpan. Hasil metabolisme karbohidrat yang tidak dipecah dalam proses katabolisme/ respirasi akan disimpan dalam bentuk lemak di bawah permukaan kulit. Jika tubuh kekurangan bahan baku respirasi maka cadangan lemak akan diubah kembali menjadi karbohidrat dan digunakan dalam proses respirasi. Proses respirasi sendiri merupakan proces pemecahan karbohidrat ( glukosa ) dengan bantuan oksigen untuk memperoleh energi.

SUFFIX



Pengertian Suffix
Suffix adalah huruf atau kelompok huruf yang ditempatkan di akhir kata atau root (bentuk paling sederhana (base form) dari suatu kata tidak dapat diuraikan lagi) untuk menghasilkan kata baru. Suffix merupakan salah satu tipe affix (imbuhan). Selainnya ada pula prefix dan infix.
Contoh Root:
hat (noun), talk (verb), nice (adjective), well (adverb)
Tipe Suffix
Ada dua tipe suffix, yaitu:
1. Derivational Suffix
Derivational suffix jika ditambahkan pada akhir suatu kata akan menentukan part of speech (kelas kata) nya. Kata baru yang dihasilkan melalui proses yang disebut derivation (proses pembentukkan kata turunan) dimana maknanya akan berbeda dari kata atau root sebelumnya.

Contoh Derivational Suffix:
Suffix
Contoh Derivational suffix
Contoh Kata Turunan
Noun Suffixes
-acy, -age, -al, -an, -ian, -ance, -ancy, -ant, -ary, -ate, -ation, -dom, -er, -ess, -ful, -hood, -ing, -ive, -ment, -ness, -or, -ory, -ship, -th, -y
happy (adjective: bahagia) + -ness =happiness (noun: kebahagiaan)
king (noun: raja) + -dom = kingdom (noun: kerajaan)
Verb Suffixes
-ate, -en, -er, -ify, -ize
active (adjective: aktif) + -ate = activate (verb: mengaktifkan)
wide (adjective: lebar) + -en = widen (verb: memperluas)
Adjective Suffixes
-able, -al, -ant, -ary, -ate, -ed, -en, -ful, -ic, -ile, -ing, -ish, -istic, -ive, -less, -like, -ly, -ous, -ward, -wide, -y
play (verb: bermain) + -ful = playful (adjective: suka bermain)
friend (noun: teman) + -ly = friendly (adjective: ramah)
Adverb Suffixes
-ever, -fold, -ily, -ly, -place, -ward, -where, -wise
clear (adjective: jelas) + -ly = clearly (adverb: dengan jelas)
clock (noun: jam) + -wise = clockwise (adverb: searah jarum jam)
2. Inflectional Suffix
Inflectional suffix jika ditambahkan pada akhir suatu kata akan memberikan variasi secara grammatical tanpa mengubah kelas kata dan maknanya secara drastis (cenderung dapat diprediksi).

Contoh Inflectional Suffix:
Penjelasan Inflectional Suffix
Contoh Kata
-s
penambahan -s/-es pada noun menyebabkan noun tersebut bermakna plural (jamak)
book-books, worker-workers
penambahan -s pada verb untuk menunjukkan bahwa subject-nya merupakan 3rd person singular (atau pronoun-nya)
walk-walks, sleep-sleeps
-ing
penambahan -ing pada verb mengubahnya menjadi bentuk progressive/continuous
study-studying, swim-swimming
-er
penambahan -er pada adjective atau adverb, mengubah bentuknya menjadi comparative
clever-cleverer, fast-faster
-est
penambahan -er pada adjective atau adverb,
mengubah bentuknya menjadi superlative
clever-cleverest, fast-fastest
-ed, -d, -t
penambahan -ed/-d/-t pada base formregular verb mengubah bentuknya menjadisimple past dan past participle
learn-learned/learnt, wash-washed


Tes Potensi Akademik


Kosakata (nomor 1-6)
1.       Intuisi
        a.       Tidak berlangsung
              b.      Bisikan hati
              c.       Pertimbangan pikiran
              d.      Pendekatan individu

2.       Supremasi
            a.       Melebihi jangkauan
            b.      Bersifat kompleks
            c.       Keunggulan tertinggi
            d.      Hal pengangkatan

3.       Prudensial
            a       Yang utama
            b.      Dapat dipercaya
            c.       Tarik-menarik
            d.      Bersifat bijaksana

4.       Remedi
            a.       Proses pengulangan
            b.      Proses penyembuhan
            c.       Proses penyelesaian perselisihan
            d.      Proses perdamaian yang melibatkan pihak ketiga

5.       Platform
             a.       Kode etik
             b.      Tata tertib
             c.       Rencana kerja
             d.      Anggaran dasar
  
6.       Koheren
            a.     Beraneka ragam
            b.     Berhubungan
            c.      Tarik-menarik
            d.      Keindahan

Sinonim (nomor 7-11)
7.       Hibridasi
             a.       Persilangan  
             b.      Penjaringan
             c.       Unggulan
             d.      penyuburan

8.       Rekognisi
             a.       Pengembalian
             b.      Pemberitahuan
             c.       Pengakuan
             d.      Tuntunan

9.       Relung
            a.       Ruang
            b.      Labirin
            c.       Dalam
            d.      Panjang

10.   Ranah
            a.       Asal
            b.     Tanah
            c.       Dalam
            d.      Domain

11.   Gita
            a.       Lagu
            b.      Merdu
            c.       Indah
            d.      Music

Antonim (nomor 12-16)
12.   Gentar
             a.       Ragu
             b.      Takut
             c.       Berani
             d.      Tantang

13.   Quasi
            a.       Nyata
            b.      Langsung
            c.       Lemah
            d.      Turun

14.   Retro
            a.       Baru
            b.      Modern
            c.       Canggih
            d.      Progress

15.   Curam
            a.       Licin
            b.      Landai
            c.       Bertingkat
            d.      Padam

16.   Hirau
             a.       Lalai
             b.      Acuh
             c.       Peduli
             d.      Lupa

Analogi (nomor 17-25)
17.   Jendela : tirai
            a.       Rambut : pita
            b.      Gunung : kabut
            c.       Awan : mendung
            d.      Wajah : dandan

18.   Bawang : suing
            a.       Buku : lembar
            b.      Pakaian : kodi
            c.       Telur : butir
            d.      Kain : meter

19.   Umur : tahun
            a.       Kecepatan : jam
            b.      Jam : detik
            c.       Kertas : helai
            d.      Ilmu : nilai

20.   Air : minyak
            a.       Gula : kopi
            b.      Anjing : kucing
            c.       Elang : ayam
            d.      Pintar : bodoh

21.   Basah : air
            a.       Bakar : api
            b.      Kering : tanah
            c.       Dingin : hujan
            d.      Lebam : pukulan

22.   Kabin : kapal
            a.       Buku : ruas
            b.      Kamar : hotel
            c.       Kokpit : pesawat
            d.      Gudang : bengkel

23.   Kompor : api
            a.       Kipas : angin
            b.      Lemari : es
            c.       Pohon : buah
            d.      Jalan : macet

24.   Suara : dengar
            a.       Mata : melihat
            b.      Uang : tabung
            c.       Benang : jahit
            d.      Cantik : padang

25.   Sekam : padi
           a.       Duri : durian
           b.      Arang : kayu
           c.       Sampul : buku
           d.       Sisik : ular

Ayo latihan teman-teman ^^ semangat yaa :)