Kulit merupakan organ tubuh bagian luar yang menutupi hampir seluruh
permukaan tubuh.
Selain berfungsi
sebagai penutup tubuh, kulit juga memiliki fungsi diantaranya:
1. Pelindung tubuh
2. Alat ekskresi/ pengeluaran
3. Alat indera
4. Pengendali suhu tubuh
6. Penyimpanan cadangan makanan
Kulit sebagai pelindung tubuh seperti halnya dinding/ tembok
pada sebuah rumah yang melindungi isi rumah dari pengaruh faktor luar yang
mungkin membahayakan penghuni/isi rumah. Kulit menutupi seluruh permukaan tubuh
dan melindungi organ-organ tubuh dari faktor luar seperti cuaca, mikroorganisme
maupun zat-zat kimia. Marilah kita perhatikan struktur kulit di bawah ini
Epidermis
Bagian epidermis kulit tersusun dari beberapa lapis sel-sel
epitel yang memiliki bentuk bervariasi. Lapisan-lapisan tersebut adalah
a. Stratum korneum atau lapisan tanduk
yang tersusun dari sel-sel mati yang selalu mengelupas.
fungsi: bersifat tahan air/ water proof
sehingga melindungi sel-sel dan mencegah masuk/ keluarnya air dan
masuknya mikroorganisme
b. Stratum lusidum yang berwarna bening
c. Stratum granulosum yaitu lapisan sel
epidermis yang mengandung pigmen melanin yang menyerap sinar
ultraviolet sehingga melindungi tubuh
dari radiasi UV
d. Stratum germinativum ( stratum basale ) yaitu
lapisan kulit yang selalu tumbuh membentuk sel-sel kulit baru (aktif membelah)
Sebagai pelindung tubuh, pada kulit terdapat jaringan ikat yang
didalamnya mengandung komponen imunitas seperti leukosit, makrofag dan sel
mast. Leukosit dan makrofag berperan sebagai tentara-tentara tubuh yang
siap menghadapi lawan berupa mikroorganisme. Sedangkan sel mast menghasilkan
zat yang disebut dengan heparin dan histamin yang
berfungsi menunjang sistem imunitas pada lini terdepan.
Dermis
Jaringan dermis memiliki struktur yang lebih
rumit daripada epidermis, yang terdiri atas banyak lapisan. Jaringan ini lebih
tebal daripada epidermis yaitu sekitar 2,5 mm. Dermis dibentuk oleh
serabut-serabut khusus yang membuatnya lentur, yang terdiri atas kolagen, yaitu
suatu jenis protein yang membentuk sekitar 30% dari protein tubuh. Kolagen akan
berangsur-angsur berkurang seiring dengan bertambahnya usia. Itulah sebabnya
seorang yang sudah tua tekstur kulitnya kasar dan keriput. Lapisan dermis
terletak di bawah lapisan epidermis. Lapisan dermis terdiri atas beberapa
bagian, yaitu akar rambut; pembuluh darah; kelenjar minyak (glandula sebasea); kelenjar keringat (glandula
sudorifera) ; serabut saraf
Pada bagian dermis kulit juga terdapat rambut yang digerakkan
oleh otot erectovili. Saat udara dingin, otot erectovili akan
berkontraksi sehingga rambut akan berdiri sebagai respon terhadap cuaca.
Kulit sebagai alat ekskresi dan pengatur suhu tubuh
Pada lapisan di bawah epidermis, yaitu lapisan dermis terdapat
sebuah struktur yang disebut kelenjar keringat atau Glandula
sudorifera yang memiliki saluran menuju ke pori-pori. Bagian
pangkal bergelung dan berhubungan dengan arteri sub kutaneus (
pembuluh arteri bawah kulit ) yang membawa sisa-sisa metabolisme dan air yang
dikeluarkan dalam bentuk keringat. Selain mengeluarkan sisa-sisa metabolisme,
pengeluaran keringat juga berperan dalam pengaturan suhu tubuh.
Saat udara panas, pembuluh darah bawah kulit cenderung akan
melebar sehingga volume darah yang menuju kulit meningkat sehingga volume air
yang dikeluarkan melalui kelenjar keringat akan meningkat. Saat air
dikeluarkan, suhu tubuh secara otomatis akan turun.
Selain itu untuk menjaga kelembaban kulit, pada bagian kantung
rambut ( folikel ) dilengkapi dengan kelenjar minyak atau Glandula
sebasea yang mengekskresi minyak untuk menjga agar rambut dan
kulit tidak kekeringan.
Kulit sebagai alat Indera
Pada kulit banyak sekali ditemukan ujung-ujung saraf sensorik
yang masing-masing memiliki spesifikasi terhadap rangsan tertentu ( korpuskel ).
Diantara ujung-ujung saraf tersebut adalah sebagai berikut:
1. Korpuskel meissner yang peka terhadap
sentuhan halus
2. Korpuskel krause yang peka terhadap
sensor dingin
3. Korpuskel ruffini yang peka terhadap
sensor panas
4. Korpuskel paccini yang peka terhadap
tekanan yang kuat
5. Korpuskel merkel yang peka terhadap
sentuhan halus dan tekanan ringan
Kulit untuk menyimpan cadangan makanan
Bagian dermis kulit merupakan
tempat dimana cadangan lemak tubuh disimpan. Hasil metabolisme karbohidrat yang
tidak dipecah dalam proses katabolisme/ respirasi akan disimpan dalam bentuk
lemak di bawah permukaan kulit. Jika tubuh kekurangan bahan baku respirasi maka
cadangan lemak akan diubah kembali menjadi karbohidrat dan digunakan dalam
proses respirasi. Proses respirasi sendiri merupakan proces pemecahan
karbohidrat ( glukosa ) dengan bantuan oksigen untuk memperoleh energi.


0 komentar:
Posting Komentar